Papaya Studio
Saraswati Pramita
| 16-01-2025
· Information Team
Papaya Design Furniture & Studio, yang terletak di jantung kota Bangkok, Thailand.
Berdiri sebagai lambang pesona vintage dan nostalgia.
Dengan menyandang predikat sebagai gudang furnitur vintage terbesar di Asia, bahkan di dunia, Papaya Studio telah menjadi kiblat bagi para penggemar segala sesuatu yang berbau retro. Para pembuat film Hollywood sering mengunjungi tempat ini untuk mencari properti antik yang unik untuk karya sinematik mereka.
Didirikan pada tahun 1981, Papaya Studio memiliki sejarah panjang selama 36 tahun. Di dalam gudang seluas 5.000 meter persegi, sang pendiri, Tong, dengan susah payah memilih lebih dari 100.000 koleksi dari seluruh dunia. Setiap barang telah dipilih dengan cermat dan direstorasi dengan penuh cinta, menemukan rumah barunya di tengah-tengah dinding gudang yang terbuat dari besi.
Papaya Studio dibagi menjadi tiga bagian utama. Lantai pertama menampung beragam barang antik, sedangkan lantai dua menawarkan peralatan audio elektronik, perlengkapan musik, dan lebih banyak furnitur antik. Namun, lantai tigalah yang benar-benar menangkap imajinasi, dengan tepat dijuluki “Museum Fantasi Vintage Mr. Tong”, surga bagi para penggemar mainan vintage.
Inventaris toko mencakup beragam kategori, termasuk furnitur vintage dari era yang berbeda, asbak, sepeda motor, radio, mobil anak-anak, bak mandi, sepeda, barang pecah belah, sangkar burung, mesin tik, barang-barang koleksi dari Tiongkok, karpet, lampu, lampu neon, konsol game, lukisan, cermin rias, koper, dan bermacam-macam memorabilia nostalgia.
Namun, klasifikasi tersebut hanyalah gambaran umum, karena setiap kategori mencakup sejumlah besar item. Misalnya, bagian peralatan musik dan suara menampilkan piano, keyboard elektronik, stereo, radio, gitar, gitar bass, drum, dan pemutar kaset.
Demikian pula, kategori furnitur antara lain kursi, sofa, lemari, tempat tidur, meja kopi, meja makan, meja, dan rak buku. Koleksi eklektiknya juga mencakup peralatan medis, boneka anatomi, lampu bedah dan foto vintage, menambah daya pikat studio.
Terletak di Jalan Lat Phrao Bangkok, Lane 55, Papaya Studio menempati sebuah bangunan bergaya gudang dengan empat lantai. Tersebar di 5.000 meter persegi, tata letak studio sengaja dibuat eklektik, tanpa perbedaan yang jelas antar kategori. Pengunjung akan disambut oleh deretan sofa Eropa berdebu yang mempesona, lampu gantung yang khas, dan set teh kristal, membawa mereka ke masa lalu.
Berbelanja di Papaya Studio adalah urusan yang sangat sederhana. Pelanggan dapat menelusuri koleksi dan mempresentasikan pilihan mereka kepada pemilik untuk dipertimbangkan. Harga, bagaimanapun, adalah atas kebijakan pemilik dan dapat berfluktuasi berdasarkan suasana hati mereka. Beberapa item tidak tersedia untuk dijual kepada publik, karena disediakan khusus untuk pengambilan gambar film atau majalah, berfungsi sebagai pesta visual bagi pengunjung.
Koleksi furnitur Eropa Papaya Studio yang ekstensif mencerminkan reformasi Westernisasi Thailand pada abad ke-19, periode yang ditandai dengan pertukaran budaya dan upaya modernisasi. Kunjungan Raja Rama V ke Eropa semakin mempererat hubungan antara Thailand dan negara-negara Eropa, yang memengaruhi preferensi estetika negara tersebut.
Di luar penawaran komersialnya, Papaya Studio berfungsi sebagai tujuan fotografi populer bagi sutradara Hollywood dan selebriti lokal. Suasananya yang unik dan daya tariknya yang tak lekang oleh waktu menarik pengunjung dari berbagai penjuru dunia, memupuk komunitas penggemar barang antik yang ingin menjelajahi harta karunnya.
Papaya Studio berdiri sebagai bukti daya pikat pesona vintage yang abadi. Dengan koleksinya yang luas, sejarah yang kaya, dan suasana eklektik, tempat ini terus memikat pengunjung dan menginspirasi kekaguman akan kesenian masa lalu.