Perubahan Warna Gandum
Citra Wulandari
| 10-01-2024
· Information Team
Gandum adalah salah satu tanaman pangan terpenting bagi manusia.
Dan sejarah budidayanya dapat ditelusuri kembali ke puluhan ribu tahun yang lalu.
Bagian yang paling ditunggu-tunggu dari proses penanaman gandum adalah masa pemasakan ketika ladang gandum akan menunjukkan warna kuning keemasan yang indah. Tahukah Anda mengapa gandum berubah warna menjadi kuning keemasan saat sudah matang? Apakah ada misteri di baliknya?
Perubahan warna gandum ditentukan oleh kandungan klorofilnya.
Fotosintesis adalah dasar pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan mengubah air dan karbon dioksida menjadi bahan organik dan oksigen.
Klorofil merupakan pigmen pada daun tumbuhan yang dapat menyerap energi cahaya dari sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia bagi tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Klorofil berwarna hijau membuat tanaman tampak hijau cerah jika mengandung cukup banyak.
Ketika gandum mencapai kematangan membuat pertumbuhannya melambat, dan gandum tidak lagi membutuhkan banyak fotosintesis untuk membuat bahan organik. Pada titik ini, kandungan klorofil gandum secara bertahap menurun, dan beberapa pigmen lainnya mulai terlihat. Pigmen ini mencakup hal-hal seperti karotenoid dan flavonoid, yang berwarna kuning atau oranye. Ketika pigmen ini mengambil alih, sehingga gandum akan berubah hijau menjadi kuning keemasan.
Tumbuhan lain di alam mengalami perubahan warna serupa. Perubahan warna tumbuhan terutama ditentukan oleh jumlah dan jenis pigmen dalam tubuhnya. Kandungan dan jenis pigmen tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti cahaya, suhu, pH, ion logam, dan kromium.
Misalnya sintesis klorofil menurun ketika intensitas cahaya menurun atau suhu turun. Sebaliknya sintesis karotenoid dan antosianin meningkat sehingga menyebabkan daun berubah warna dari hijau menjadi kuning atau merah.
Ketika pH vesikel rendah, antosianin tampak merah; ketika pH vesikel tinggi, antosianin tampak berwarna biru.
Ketika antosianin membentuk kompleks dengan ion logam tertentu atau flavonoid tidak berwarna lainnya, terjadi efek kromatik yang membuat warnanya menjadi lebih gelap atau biru.
Jadi, alasan mengapa gandum berubah menjadi kuning keemasan saat matang bukanlah fenomena yang tidak disengaja atau tidak ada artinya, melainkan hal tersebut hasil dari evolusi adaptif yang lazim. Dengan mengatur kandungan klorofil dan pigmen lainnya, gandum dapat berubah warna tergantung pada tahap pertumbuhan dan kondisi lingkungan.