Warna dan Citra Rasa
Ayu Estiana
| 07-09-2023
· Information Team
Budaya kopi telah menjadi sangat populer, dengan banyak penggemar kopi yang senang menggunakan secangkir kopi yang sempurna.
Untuk mencapai cita rasa yang ideal, perlu mempertimbangkan berbagai faktor seperti pemilihan biji kopi, kualitas air, suhu air, dan teknik penyeduhan.
Namun, di antara pertimbangan-pertimbangan ini, faktor penting lainnya sering terlupakan adalah cangkir kopi itu sendiri. Dalam sebuah studi di Australia yang menarik, diketahui bahwa meskipun kopi tetap sama, pilihan warna cangkir kopi dapat signifikan mempengaruhi persepsi kepahitan rasa. George Van Doorn, seorang profesor psikologi di Federasi Universitas Australia, melakukan eksperimen dengan menggunakan cangkir kopi berwarna yang berbeda, yakni transparan, putih, dan biru. Setiap cangkir diisi dengan kopi yang sama, kemudian peserta mencicipi dan menilai rasanya.
Inspirasi untuk eksperimen ini muncul dari percakapan dengan seorang barista di sebuah kedai kopi yang sering dikunjungi. Barista tersebut secara tidak sengaja menyebutkan bahwa kopi yang diminum dari cangkir keramik putih terlihat lebih pahit dibandingkan ketika kopi yang sama diminum dari gelas transparan.
Di Australia, terdapat dua tipe cangkir yang dominan digunakan di kafe dan restoran. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan wawasan yang menarik. Saat diseduh dalam cangkir kopi putih, para peserta merasakan warna kopi tersebut lebih gelap, sehingga mereka percaya kopi itu memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dan rasa yang lebih pahit.
Sebaliknya, ketika mereka meminum kopi dari cangkir biru, mereka merasakan warna kopi yang lebih terang dan konsentrasi yang lebih rendah, sehingga menghasilkan pengalaman rasa yang kurang pahit.
Jelas, studi ini menyoroti peran penting untuk menentukan warna cangkir kopi dalam membentuk persepsi rasa. Menurut Van Doorn, permainan warna yang berbeda dengan kopi dapat secara potensial mengubah pengalaman sensorik seseorang. Selain itu, warna cangkir kopi juga dapat mempengaruhi penjualan kopi. Fenomena dari warna yang mempengaruhi rasa bukan hanya unik pada kopi saja. Penelitian juga menunjukkan bahwa warna cangkir dapat mempengaruhi pengalaman minum cokelat panas. Misalnya, cangkir berwarna krim dapat meningkatkan persepsi kelezatan dan rasa secara keseluruhan.
Warna-warna hangat dan mengundang seperti merah dapat mengilhami perasaan perayaan dan ketenangan, sedangkan warna seperti kuning menciptakan rasa nyaman. Kedua warna tersebut memiliki potensi untuk merangsang nafsu makan.
Sebaliknya, warna biru menyiratkan ketenangan dan ketentraman, yang secara tidak sadar dapat mencegah seseorang untuk makan berlebihan. Memanfaatkan kekuatan warna pada persepsi rasa dapat memberikan keuntungan-keuntungan yang tidak terduga.