Menara Ikonik Eiffel
Saraswati Pramita
| 03-04-2024
· Information Team
Asal mula pembangunan Menara Eiffel dimulai dari keputusan yang diambil oleh pemerintah Prancis pada tahun 1884.
Pada tahun tersebut, pemerintah Prancis merencanakan sebuah pameran besar pada tahun 1889 untuk merayakan ulang tahun ke-100 kemenangan Revolusi Prancis.
Mereka ingin membangun sebuah monumen yang dapat mewakili kehormatan Prancis. Saat itu, Monumen Washington yang terbuat dari batu baru saja selesai dibangun, berdiri setinggi 170 meter dan menjadi struktur tertinggi di dunia. Prancis bermaksud melampaui rekor ini dan menunjukkan prestasi material serta kemampuan industri yang kuat.
Pemerintah memutuskan untuk membangun struktur ikonik yang setinggi lebih dari 300 meter dan secara terbuka mengundang proposal desain. Terlepas dari gagasan yang diajukan dalam kompetisi tersebut, desain-desain tersebut harus memenuhi dua syarat: 1. Struktur tersebut harus berfungsi sebagai sarana penggalangan dana. 2. Ini harus menjadi konstruksi sementara yang mudah dibongkar setelah pameran.
Lebih dari 100 proposal desain diterima, mulai dari yang tradisional hingga yang unik. Ada yang mengusulkan pembangunan guillotine besar, yang lain menyarankan penyiraman air setinggi 1000 kaki untuk menyemprotkan air di Paris selama musim kemarau, dan bahkan ada gagasan untuk memasang lampu besar di atas menara untuk menerangi seluruh kota agar orang bisa membaca surat kabar dengan nyaman.
Namun, desain paling imajinatif berasal dari arsitek berusia 53 tahun, Gustave Eiffel—konsep menara logam yang melengkung. Ide Eiffel adalah membangun lengkungan logam yang inovatif untuk menghormati sains modern dan industri Prancis. Lengkungan tersebut akan memberikan kesan yang unik dan melampaui berbagai bentuk sejarah dari lengkungan kemenangan.
Sebelum pembangunan Menara Eiffel, Gustave Eiffel sudah dikenal sebagai arsitek terkemuka dengan keterlibatan dalam proyek-proyek seperti stasiun kereta api Budapest dan Patung Liberty. Pada tahun 1886, pada usia 54 tahun, Eiffel melihat peluang desain baru saat pemerintah Prancis membuka kompetisi global untuk Bangunan Pameran Dunia. Panggilan terbuka untuk pengajuan ditutup dengan desain Eiffel untuk menara besi yang mencolok. Tinggi menara itu mencapai 300 meter, menjadikannya struktur tertinggi di dunia, melampaui bahkan bangunan tertinggi lainnya sekalipun lebih dari dua kali lipat tingginya.
Apa yang membuatnya benar-benar terkenal secara internasional adalah menara yang dinamai sesuai namanya. Awalnya, meskipun pemerintah Prancis memutuskan untuk membangun menara besi tertinggi di dunia di Paris, dana yang tersedia hanya sepertiga dari jumlah yang dibutuhkan. Eiffel menggadaikan perusahaannya dan semua propertinya ke bank untuk merealisasikan desainnya sebagai investasi proyek.
Pada bulan Januari 1887, Eiffel menandatangani kontrak dengan pemerintah Prancis dan Kota Paris. Perusahaan rekayasa Eiffel akan menyumbangkan $1,3 juta dari total anggaran $1,6 juta. Sebagai imbalannya, Eiffel akan menerima semua pendapatan yang dihasilkan oleh menara selama pameran dan 20 tahun berikutnya. Setelah itu, kepemilikan akan dialihkan ke pemerintah kota Paris, yang dapat memilih untuk membongkar bangunan jika diinginkan.
Karena itu, berbeda dengan monumen publik lainnya, Menara Eiffel dirancang dari awal untuk menghasilkan pendapatan. Untuk naik lift atau tangga ke platform pertama, pengunjung harus membayar 2 franc; untuk mencapai level atas, mereka perlu membayar 5 franc (dengan diskon pada hari Minggu). Ini hanya awalnya; platform pertama direncanakan akan menjadi tuan rumah restoran, kafe, dan toko-toko, sementara platform kedua dimaksudkan untuk memiliki kantor pos, kantor telepon, toko roti, dan galeri. Menara dirancang untuk menampung 10.416 pengunjung yang membayar secara bersamaan.
Beberapa lapisan cat telah diterapkan untuk melindungi Menara Eiffel dari oksidasi. Sejak pembangunannya, menara telah dicat ulang sebanyak 19 kali, dengan rata-rata sekali setiap tujuh tahun. Sejak tahun 2019, Menara Eiffel telah menjalani lapisan catnya yang ke-20, proses yang diperkirakan akan berlangsung lebih dari tiga tahun.
Sebagai persiapan untuk Olimpiade Paris 2024, Menara Eiffel dijadwalkan untuk menjalani pengecatan ulang, dengan perkiraan biaya perawatan sekitar 60 juta euro. Ini akan menandai pengecatan ulang dan restorasi ke-20 Menara Eiffel.